Sepak Bola Di Inggris

Aturan Cambridge adalah aturan mulailah yang dibuat di Universitas Cambridge pada tahun 1848, secara khusus berpengaruh pada pengembangan aturan sepak adulador berikutnya. Selama tahun 1850-an, banyak klub yang tidak berhubungan dengan sekolah atau universitas terbentuk di seluruh dunia, yang memainkan penjuru bentuk bolakaki. Badan berdiri agak tegak, angkat kaki belakang sebagai kaki yg digunakan untuk menendang adulador dengan posisi pergelangan kaki diputar ke arah pada. Teknik menendang bola ialah teknik menyentuh atau menarik bola menggunakan kaki. Asisten wasit yang menentukan terjadinya offside atau onside oleh mengangkat bendera.

Kompetisi ini terbuka untuk sekeliling 600 klub di tingkat 1-11 dari piramida sepak bola Inggris, pertama saat diadakan pada tahun 1872. Angkatan bersenjata Inggris jua memiliki setidaknya satu asosiasi, misalnya seperti Asosiasi Sepak Bola Angkatan Darat dalam mengelola sepak bola di dalam Angkatan Darat Inggris.

Bek tengah yang memiliki talent menyundul yang baik terkadang bisa maju untuk mendukung serangan ketika terjadi tendangan bebas, dan selalu maju ketika terjadi tendangan sudut. Posisi bek ditempati akibat para pemain yang mantap, fit, pekerja keras, lalu bergerak cepat dalam mengantisipasi serangan dan pergerakan dri tim lawan. Sebagai lapisan terakhir dari pertahanan suatu tim, kiper merupakan jamaah pertama dalam suatu serangan.

Selain menciptakan gol, penyerang sayap juga berfungsi sebagai pembantu serangan dari sektor sayap. Yaitu dengan memberikan umpan-umpan kepadastriker, dan membuka ruang agarstriker bisa mencetak gol. Seorang pemain gelandang sayap modern biasanya fleksibel, lalu bisa menyerang dari dalam lapangan. Wing-Back ditugaskan menjadi penjaga di daerah pertahanan sayap dan sesekali bertugas untuk maju membantu serangan tim dari daerah sayap dengan memberikan serangan dukungan atau dengan memberikan umpan kepada pemain penyerang.

Secara umum, apabila seorang pemain mendapat sebuah kartu merah pada sebuah match, maka pemain tersebut meraih sanksi tidak boleh memperkuat tim pada satu pertandingan berikutnya. Jika seorang player mendapat dua kartu kuning pada dua pertandingan secara beruntun, maka gabungan kedua kartu kuning (akumulasi kartu) menghasilkan sanksi larangan bertanding di satu laga berikutnya. Hukuman larangan bertanding yang diberi bergantung pada ukuran tindak pelanggaran ringan / berat. Ketika offside terjadi, tendangan bebas tidak segera dilakukan, akan tetapi offside tidak termasuk pelanggaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *